Selamat Datang

My Page


SUHENDI

I'm Researcher

Puslitbang Telimek LIPI

email : [email protected]
Bandung - Jawa Barat - Indonesia

Setelah Kematian akan tumbuh Kehidupan baru. Kehidupan baru itu tiada dapat di tahan-tahan, dan meskipun sekarang dapat juga di tahan, besoknya akan tumbuh juga dia, dan hidup makin lama makin kuat makin teguh


Kewajiban kita adalah jangan saja menaruh sayang melainkan juga memperlihatkan kita sayang



http://www.telimek.lipi.go.id

Untuk MU:
Jika seorang anak hidup dalam suasana penuh kritik, ia belajar untuk menyalahkan
Jika seorang anak hidup dalam permusuhan, ia belajar untuk berkelahi
Jika seorang anak hidup dalam ketakutan, ia belajar untuk gelisah
Jika seorang anak hidup dalam belas kasihan diri, ia belajar untuk memaafkan dirinya sendiri
Jika seorang anak hidup dalam ejekan, ia belajar untuk merasa malu
Jika seorang anak hidup dalam kecemburuan, ia belajar bagaimana iri hati
Jika seorang anak hidup dalam rasa malu, ia belajar untuk merasa bersalah
Ada sementara orang yang berkata,....Badan itu ibarat sebuah dusun kecil yang tak dapat di jadikan kediaman seorang raja. Tetapi ini anggapan orang-orang yang bingung, yang nalarnya sempit dan terbatas. Sesungguhnya orang-orang itu dipastikan, sebuah perumpamaan : Isilah sejuta tempayan dengan air lalu lihatlah di dalam tempayan-tempayan itu. Semuanya berisikan air. Matahari mengibaratkan Yang Maha Luhur. Adakah tempayan-tempayan itu sedemikian luas? Namun di dalam semuanya kita melihat matahari, tak ada satupun yang tidak memancarkan sang surya. Jelaslah semua tempayan itu mengandung gambaran sang surya. Kita berdusta, andaikata ada satu tempayan yang tidak mengandung gambaran sang surya.
Favorite Links
 
.

mau ngobrol

hotmail


This page has been visited times.